• TK ISLAM NURUL HUDA
  • Menjadi Sekolah Taman Kanak Kanak Islam Unggul, Berkarakter dan Berprestasi

MONEY AND POWER

MONEY AND POWER

Oleh : Nur Alam

Uang dan Kekuasaan (Money and Power), menjadi dua syahwat duniawi yang sangat menggiurkan siapapun, sehingga manusia ‘berebut’ untuk meraihnya.

Untuk merebut kedua syahwat duniawi tersebut, manusia cenderung menghalalkan segala cara. Rasulullah mengingatkan, “Tidaklah dua ekor serigala yang lapar dilepas di tengah gerombolan kambing lebih merusak daripada rusaknya seseorang terhadap agamanya, karena ambisinya untuk mendapatkan uang (harta) dan kekuasaan” (HR. Tirmidzi).

Ketika Pilpres 2019, Sandiaga Uno berpasangan dengan Prabowo Subianto, sudah mengeluarkan dari kocek pribadinya lebih dari 1 triliyun, di luar ‘saweran’ dari para pemodal pengusungnya. Ini bukti dekatnya hubungan antara uang dan kekuasaan.

Seperti dalam dunia gaul ada istilah ‘No Free Lunch’, tidak ada makan siang gratis. Apatah lagi untuk menduduki sebuah jabatan, harus ‘membeli’ kekuasaan dengan uang yang sangat fantastis jumlahnya. Ini realita di masyakat hari ini.

Sebuah fakta dalam masyarakat kapitalis, semua bentuk interaksi manusia, baik politik, ekonomi, hukum, sosial, pergaulan, dan lain-lain, siapa pun yang memiliki banyak uang, berpeluang memiliki kekuasaan, bahkan mengendalikan tata kelola pemerintahan yang sedang berjalan di sebuah negara. Jelas, Money is power.

Merekalah yang mengontrol para politisi, bukan sekadar mitra dalam berbagai proyek, tetapi juga dalam membuat rancangan Undang-Undang yang menguntungkan pemilik modal. Wajar jika kepentingan rakyat berada di deret terakhir prioritas para politisi. Ini juga realita di masyarakat hari ini.

Uang bukan segala-galanya, tapi segala-galanya membutuhkan uang. Demikian filosofi hidup yang merasuki sebagain besar politisi kita. Bagi mereka, uang bukan hanya menjadi alat tukar saja, tetapi uang juga mampu mengontrol totalitas kehidupan manusia dalam segala ruang dan waktu.

Uang dan kekuasaan ibarat dua mata uang, yang tak terpisahkan dan saling menopang satu sama lain. Politik membutuhkan uang untuk mengkatrol kemenangan, sementara uang membutuhkan politik sebagai kendaraan untuk memperoleh keuntungan. Setidaknya modal bisa kembali lebih.

Dalam Islam, politik atau siyasah bermakna ‘mengurus’. Politik Islam itu sangat mulia, karena berdiri tegak di atas ‘aqidah yang lurus, yaitu untuk ‘mengurus urusan umat’. Berpolitik dalam Islam hakikatnya adalah mengurus urusan rakyat, bukan sebaliknya. Inilah sejatinya spirit hadirnya sebuah partai politik dalam Islam.

Politik yang memiliki spirit keimanan dengan sendirinya akan mereduksi hadirnya segelintir orang yang memiliki kepentingan pribadi atau golongannya. Mereka harus benar-benar mengabdi untuk rakyat (khidmatul ummah), karena pertanggung jawaban amanah mengurus rakyat ini langsung kepada Sang Khalik (QS. 8:27).

Menurut Al-Qur’an, kekuasaan itu amanah bukan pilihan. Maka, makna taklif menjadi sangat penting dalam memahami sebuah amanah ini. Sebagai seorang pemimpin yang mukallaf, sesungguhnya dia memiliki beban amanah yang harus ditunaikan, bukan dikhianati apalagi sampai melukai hati rakyat yang memilihnya (QS. 4:58).

Keserakahan terhadap kekuasaan duniawi akan menjadi penyesalan panjang di hari kiamat, apalagi cara-cara memperolehnya banyak menyelisihi syariat Allah. Rasulullah tegas mengingatkan, “Sesungguhnya kalian akan begitu serakah pada kekuasaan, dan kelak kalian akan menyesal di hari kiamat.” (HR. Bukhari).

Akibatnya hari ini, bangsa ini hanya sibuk mengurus koruptor, pencuri, penyuap, dan pat gulipat lainnya. Di negara yang agraris ini, hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan seperti daging, kedelai, beras, bawang, ketela, bahkan garam saja harus mengimpor. Saatnya, dibutuhkan pemimpin yang ‘kuat’ untuk membangun bangsa besar ini hidup berkeadaban dan berkemajuan.
(QS. 13:11).

Betapa besar tanggung jawab yang dipikul di dunia dan akhirat sebab suatu amanah kekuasaan ini. Karena zhalim dan bodohnya, manusia menerimanya, sebaliknya langit, bumi dan gunung menolak untuk mengemban amanat besar ini lebih dahulu.
(QS. 33:72).

Maka hati-hatilah, tidak semua kekuasaan bisa diperoleh dengan uang. Karena, "Uang bisa menjadi pelayan yang baik, bisa pula menjadi raja yang jahat." Mari kita jalani saja hidup ini tanpa diperbudak oleh uang dan kekuasaan yang sesaat.

Simpulan

Uang (harta) yang dianugerahkan Allah harus dijadikan washilah untuk mendekatkan diri ini kepada-Nya, dengan cara dibelanjakan (infaq, shadaqah, jariyah, wakaf) di jalan-Nya.

Kekuasaan yang dititipkan Allah harus dijadikan washilah untuk melayani umat (khidmatul ummah), dengan cara ditunaikan amanah tersebut sesuai syariat-Nya.
Fastabiqul khairat …
------------------------------------------------------------------
Jum’at Penuh Berkah, Kranggan Permai, 27 Rabi’ul Awwal 1445 H./13 Oktober 2023 M., pukul 04.59 WIB

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
TAKE IT OR LEAVE IT

Bismillaah, Di manapun kita berada, sampai di sebuah masyarakat yang sangat primitif sekalipun, pasti ada aturan yang harus ditaati, baik berupa perintah atau larangan. Sebuah analogi

18/02/2026 18:07 - Oleh supriyadi - Dilihat 83 kali
INJURY TIME

Bismillaah, Setiap wasit meniup pluit panjang, ini menjadi tanda berakhirnya sebuah pertandingan. Tanda ini yang harus ditaati oleh setiap pemain, di mana dan kapanpun. Maknanya, sebe

18/02/2026 18:06 - Oleh supriyadi - Dilihat 76 kali
SUSTAINABLE SELF TRASFORMATION

Bismillaah, Beberapa hari lagi pergantian tahun baru Masehi akan terjadi. Momen itu bukan sekadar pergantian dari waktu ke waktu, tapi harus menjadi motivasi untuk perubahan diri. Man

18/02/2026 18:05 - Oleh supriyadi - Dilihat 85 kali
EDUCATE YOUR CHILDREN

Bismillaah, Dalam sepekan ini ada pemandangan menarik, para orang tua murid sedang menghadiri undangan sekolah untuk melihat kemajuan belajar putera puterinya di sekolah. Sesuai undan

18/02/2026 18:04 - Oleh supriyadi - Dilihat 69 kali
INTEGRITY AND CAPACITY

Bismillaah, Setelah 27 tahun reformasi, negeri ini sudah tidak butuh lagi personal branding (pencitraan diri), yang banyak menghiasi jagat maya atau media sosial saat ini. Merujuk pad

18/02/2026 18:03 - Oleh supriyadi - Dilihat 84 kali
ENERGY OF GOODNESS

Bismillaah, Setiap kebaikan yang kita lakukan, dampak energi kebaikannya akan terus mengalir dan bermetamorfosis. Terus bergerak menjadi berbagai bentuk kebaikan yang lain. Sebelum ke

18/02/2026 18:03 - Oleh supriyadi - Dilihat 57 kali
GOD’S SCENARIO

Bismillaah, Di ruang publik kita, sedang masif cerita tentang alam yang meluluh-lantahkan jutaan rumah, pepohonan, jembatan, dan menimbun ribuan rakyat kecil tak berdosa. Dalam kondis

18/02/2026 18:01 - Oleh supriyadi - Dilihat 66 kali
DEDIKASI DALAM SUNYI

Hari ini, Selasa, 25 November 2025, diperingati sebagai Hari Guru Nasional yang ke-80, sebuah perjalanan dedikasi para guru yang sangat panjang di negeri ini. Suasana khidmat hari ini

18/02/2026 17:59 - Oleh supriyadi - Dilihat 70 kali
Bekal Profesi Kehidupan Anak

Bismillah, Implementasi dari Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), membekali murid-murid untuk memiliki kesadaran penuh (mindful), kebermaknaan (meaningful), dan suasana menyenangkan

18/02/2026 17:58 - Oleh supriyadi - Dilihat 105 kali
MINDSET OF STOICISM

Bismillaah, Di era digital ini, teknologi informasi telah mengubah hampir semua aspek kehidupan manusia. Mulai dari cara berinteraksi, belajar, bekerja, sampai beribadah. Fenomena ter

18/02/2026 17:57 - Oleh supriyadi - Dilihat 51 kali