• TK ISLAM NURUL HUDA
  • Menjadi Sekolah Taman Kanak Kanak Islam Unggul, Berkarakter dan Berprestasi

SUSTAINABLE SELF TRASFORMATION

Bismillaah,

Beberapa hari lagi pergantian tahun baru Masehi akan terjadi. Momen itu bukan sekadar pergantian dari waktu ke waktu, tapi harus menjadi motivasi untuk perubahan diri.

Manusia dari berbagai belahan negeri, sangat antusias merayakannya. Meski, lebih banyak mudharat -nya ketimbang manfaatnya. Dalam Islam, waktu adalah salah satu nikmat terbesar dari Allah yang sering terabaikan. Peringatan Rasulullah, “Dua nikmat yang sering dilupakan oleh manusia, yaitu kesehatan dan waktu luang.” (HR. Bukhari).

Prediksi Rasulullah SAW. terbukti hari ini, bahwa umat Islam akan mengikuti jejak orang-orang terdahulu, baik dalam berpakaian, gaya hidup, atau tradisi lainnya. Kata beliau, ”Sungguh kalian akan mengikuti jalan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal, dan sehasta demi sehasta, sampai ketika orang-orang itu masuk ke lubang yang penuh lika liku, pasti kalian pun akan mengikutinya.” Para sahabat bertanya, ”Wahai Rasulullah, apakah yang diikuti itu adalah Yahudi dan Nasrani?.” Beliau menjawab, ”Lantas siapa lagi?” (HR. Muslim).

Ketika umat Nasrani merayakan pergantian tahun baru Masehi, memang itu bagian dari ritual perayaan Natal 25 Desember setiap tahunnya. Bahkan ketika pukul 00.00 tiba, ada tiga tradisi yang dilakukan oleh yang merayakannya, yaitu meniup terompet (Yahudi), membunyikan lonceng (Nasrani), dan menyalakan kembang api atau mercon (Majusi). Apa alasannya umat Islam ikut-ikutan dengan tiga tradisi mereka tersebut?

Narasi yang paling bijak tapi tegas adalah ‘Saya Muslim, saya tidak merayakan pergantian tahun baru Masehi.’ Dari Ibnu Umar, Rasulullah SAW. mengingatkan kita, “Barangsiapa yang mengikuti (gaya hidup, budaya, atau tradisi) suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud).

Di sisi lain, kita sering kali terjebak dalam rutinitas yang membuat kita lupa tujuan hidup sebenarnya. Maka, pergantian tahun adalah waktu yang tepat untuk berhenti sejenak, mengevaluasi diri (muhasabah) untuk menjadi pribadi yang lebih baik. “Hisablah dirimu sebelum kamu dihisab,” demikian nasehat emas Umar bin Khattab RA.

Nasehat sejuk Imam Al-Ghazali dalam bukunya Ihya Ulumuddin, mengingatkan kita bahwa, “Setiap hari adalah lembaran baru yang harus diisi dengan amal kebaikan. Pergantian tahun seharusnya menjadi pengingat bahwa umur kita semakin berkurang, dan kita semakin mendekati perjumpaan dengan Sang Khalik.”

Alih-alih memberikan manfaat, malah berbagai kerusakan (mafsadat) dapat ditimbulkan dari ikut-ikutan kegiatan tersebut. Pertama, mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru, bukan ajaran Islam. Kedua, melakukan pemborosan (tabzir), adalah gaya hidup setan.

Ketiga, melalaikan waktu berharga, terutama shalat lima waktu. Keempat, begadang tanpa hajat yang syar’i. Kelima, terjerumus dalam perbuatan zina, seperti ikhtilath (bercampur lawan jenis), dan khalwat (berduaan lawan jenis). Dan keenam, mengganggu kenyamanan orang istirahat tidur.

Pergantian tahun baru, baik Hijrah maupun Masehi bagi setiap Muslim harus menjadi momen untuk perubahan diri. Meski, sedikit demi sedikit tapi istiqamah melakukannya. Mulai dari mencoba hijrah ke tempat yang lebih baik, menjauhi ritual syirik, meninggalkan praktek ribawi, tidak menerima risywah, atau mencari circle yang sabiqun bil khairat (berlomba menuju kebsikan).

Maka, ketika dunia ini terasa sempit, kompetisi hidup tidak fair, mencari sumber kehidupan susah, atau punya circle hidup kurang support, harus ada perubahan diri dengan cara berhijrah ke tempat yang lebih baik. “Bukankah bumi Allah ini luas, sehingga kamu dapat berhijrah di atas bumi itu.” (QS. 4:97).

Di mata Allah, umat Islam adalah orang-orang yang tertinggi derajatnya, terbaik kualitas hidupnya, teruji etos kerjanya. Terus lakukan perubahan diri, jangan pernah merasa rendah diri. “Janganlah kamu bersikap lemah, dan jangan pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS. 3:139).

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW. memberikan tips untuk perubahan diri dalam hidup, “Bersemangatlah untuk hal-hal yang bermanfaat bagimu, minta tolonglah kepada Allah, dan jangan lemah atau malas.” (HR. Muslim).

Itulah integritas dan komitemen dari setiap Muslim berkelas di mata Allah, karena selalu melakukan perubahan diri tanpa henti (Sustainable self transformation). Firman Allah, “Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum, hingga mereka mengubah apa yang ada dalam diri mereka sendiri.” (QS. 13:11).

Simpulan

Perubahan diri tanpa henti bagi setiap Muslim adalah sebuah keniscayaan untuk menjadi pribadi lebih baik dari sebelumnya.

Jika tidak, maka umat Islam hanya menjadi penonton dan tertinggal di pinggiran arena.
Fastabiqul khairat …
------------------------------------------------------------------
Oleh : Nur Alam, Jum’at Penuh Berkah, 6 Rajab 1447 H./26 Desember 2025 M. Pukul 05.00 WIB.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
TAKE IT OR LEAVE IT

Bismillaah, Di manapun kita berada, sampai di sebuah masyarakat yang sangat primitif sekalipun, pasti ada aturan yang harus ditaati, baik berupa perintah atau larangan. Sebuah analogi

18/02/2026 18:07 - Oleh supriyadi - Dilihat 61 kali
INJURY TIME

Bismillaah, Setiap wasit meniup pluit panjang, ini menjadi tanda berakhirnya sebuah pertandingan. Tanda ini yang harus ditaati oleh setiap pemain, di mana dan kapanpun. Maknanya, sebe

18/02/2026 18:06 - Oleh supriyadi - Dilihat 53 kali
EDUCATE YOUR CHILDREN

Bismillaah, Dalam sepekan ini ada pemandangan menarik, para orang tua murid sedang menghadiri undangan sekolah untuk melihat kemajuan belajar putera puterinya di sekolah. Sesuai undan

18/02/2026 18:04 - Oleh supriyadi - Dilihat 44 kali
INTEGRITY AND CAPACITY

Bismillaah, Setelah 27 tahun reformasi, negeri ini sudah tidak butuh lagi personal branding (pencitraan diri), yang banyak menghiasi jagat maya atau media sosial saat ini. Merujuk pad

18/02/2026 18:03 - Oleh supriyadi - Dilihat 61 kali
ENERGY OF GOODNESS

Bismillaah, Setiap kebaikan yang kita lakukan, dampak energi kebaikannya akan terus mengalir dan bermetamorfosis. Terus bergerak menjadi berbagai bentuk kebaikan yang lain. Sebelum ke

18/02/2026 18:03 - Oleh supriyadi - Dilihat 38 kali
GOD’S SCENARIO

Bismillaah, Di ruang publik kita, sedang masif cerita tentang alam yang meluluh-lantahkan jutaan rumah, pepohonan, jembatan, dan menimbun ribuan rakyat kecil tak berdosa. Dalam kondis

18/02/2026 18:01 - Oleh supriyadi - Dilihat 49 kali
DEDIKASI DALAM SUNYI

Hari ini, Selasa, 25 November 2025, diperingati sebagai Hari Guru Nasional yang ke-80, sebuah perjalanan dedikasi para guru yang sangat panjang di negeri ini. Suasana khidmat hari ini

18/02/2026 17:59 - Oleh supriyadi - Dilihat 47 kali
Bekal Profesi Kehidupan Anak

Bismillah, Implementasi dari Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), membekali murid-murid untuk memiliki kesadaran penuh (mindful), kebermaknaan (meaningful), dan suasana menyenangkan

18/02/2026 17:58 - Oleh supriyadi - Dilihat 83 kali
MINDSET OF STOICISM

Bismillaah, Di era digital ini, teknologi informasi telah mengubah hampir semua aspek kehidupan manusia. Mulai dari cara berinteraksi, belajar, bekerja, sampai beribadah. Fenomena ter

18/02/2026 17:57 - Oleh supriyadi - Dilihat 35 kali
FORTY YEARS

Bismillaah…, Jangan tertipu dengan gemerlap dunia, hingga melupakan kematian. Karena merasa fisik masih sehat, akal pikiran belum menua, dan masih aktif beraktivitas keseharian.

18/02/2026 17:57 - Oleh supriyadi - Dilihat 70 kali